Cari Blog Ini
Selasa, 05 April 2011
Ikhlas itu indah
Ikhlas Itu Indah
Thursday, October 28th, 2010 | Artikel Motivasi
Hujan rintik-rintik membasahi bumi, udara berhembus terasa segar. Seorang pemuda telah selesai menunaikan sholat dzuhur berjamaah di masjid. Pandangannya menyapu ke arah halaman masjid, tidak jauh darinya ada seorang perempuan tua yang duduk ditengah lapangan menarik perhatiannya. Tiba-tiba sebuah tas kecil dari tempat nenek itu terbang tertiup angin kencang. Segera pemuda itu memperhatikan teriakan nenek itu minta tolong, ingin tasnya diambilkan.
Merasa terpanggil pemuda itu segera berlari mengejar tas kecil, terlihat tas itu telah melesat jauh, dia berlari dengan terengah-engah kelelahan. Berlarilah pemuda itu sekuat tenaga dan tas kecil itu berhasil juga dipegangnya. Nampak keringat bercucuran, dengan hati penuh kebahagiaan dia berlari kecil mengantarkan tas kecil. Terlintas didalam hatinya lelah yang dirasakan tentunya akan disambut dengan senyuman dan ucapan terima kasih sang nenek sudah cukup sebagai balasan atas kebaikan yang telah dilakukannya.Namun diluar didugaannya, sang nenek segera merebut tas kecil itu dan membalikkan tubuhnya dengan wajah yang cemberut, sepintas seperti marah. Pemuda terkejut bukan main. Jangankan senyuman dan ucapan terima kasih, wajah ramahpun tidak terlihat. Pemuda itu kebingungan. ‘Apa dosaku ya?’ ucapnya lirih. Dia tak bisa bergerak, malu, kesal, kecewa tercampur aduk.Berkali-kali pemuda istighfar, siang itu dirinya menemukan pelajaran yaitu makna ikhlas. Ya tentang keikhlasan. Keikhlasan berarti tidak pernah berharap apapun, bahkan balasan walaupun berupa senyuman dari yang kita perbuat. Lakukanlah segala perbuatan baik semata-mata karena Allah. Itulah yang disebut dengan ikhlas. Siang itu dihalaman masjid, pemuda itu mendapatkan pelajaran bahwa ikhlas itu indah.
‘Dan Kami tiada mengurangi sedikitpun dari pahala amal mereka, tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakan.’ (QS. At-Thuur : 21).
sumber : ferdiansyah http://inspirenight.blogspot.com/2010/09/ikhlas-itu-indah.html
PROFESIONALIME GURU
Guru sebagai personal yang memiliki tugas dan fungsi sebagai pendidik di samping memilki tugas pokok sebagai insan yang bertanggung jawab mencerdaskan kehidupan anak bangsa juga memilki tanggung jawab yang yang besar dalam upaya mendidik buah hati dalam keluarganya. Memang adanya dualisme kepentingan dan tanggung jawab dan ini semua tidak terlepas dari kodrat guru yang mengemban amanah negara juga amanah dalam keluarga . Untuk itu diperlukan upaya dan kerja keras agar dualisme tanggung jawab dan kepentingan itu dapat berjalan dengan baik. Hanya dengan kerja keras,senantiasa ikhtiar dan selalu berserah diri kepada Allah SWT, maka segala sesuatu akan tercapai.Amiin
Label: guru,pendidik,motivator,Islam, sertifikasi
guru
Langganan:
Postingan (Atom)